Sabtu, 07 Januari 2017

Prayer Happy in 22 years old

22 nd
Usia yang tidak bisa dibilang remaja lagi, tapi juga belum cukup mampu untuk disebut sebagai orang dewasa. Memang, dewasa itu tidak mengikat usia, tapi diusia ini aku bagai pucuk ilalang yang dipermainkan angin kencang, Tidak berpendirian dan sungguh sangat labil, bagai panah yang dilepas dari busurnya, jatuh sesukannya. Bagiku detikku kini tak akan sama dengan detiku nanti, Cepat berubah hingga kadang membuatku salah menentukan arah,
Tak jarang aku bertanya, mengapa Allah mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh dari hidupku,
Tapi kini aku tahu, jawabannya karena ditempat itulah aku menyimpan cinta untukNya
Hingga aku akan lebih mudah untuk mengingat dan menjadi lebih dekat denganNya
Maha Suci Allah yang memberikanku kesempatan merasakan nikmatnya menghirup udara
yang masih memberikanku kesempatan untuk melihat indahnya warna kehidupan
yang masih memberikanku kesempatan untuk selalu memperbaiki diri
yang masih memberikanku nikmat sehat, iman dan islam yang semoga ditetapkan hingga nyawa terpisah dari badan....

Hari ini memang terasa seperti hari – hari biasa, hanya terasa lebih bermakna
22 tahun yang lalu, merupakan hari dimana aku menyetujui janji dalam hidupku..
Hari dimana  aku membuka kedua tanganku sebagai bukti bahwa aku melepas janji kepada Allah
yaitu janji bahwa hidupku hanya akan untuk beribadah kepadaNya, tapi terkadang aku ingkari karena fatamorgana dunia
Hari dimana aku belajar menghadapi kenyataan dari semua keadaan

22 tahun yang lalu, pertama kalinya, aku melihat dunia.
Dunia yang bisa saja akan menjauhkan aku dari surga yang dulu pernah aku tempati
Tapi semoga, aku akan kembali kekal didalamnya nanti. berkumpul bersama dengan santunan-Mu. Di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Karena Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,serta anugerah yang tak berakhir
Ya Allah...hari ini bertambah usia dalam hitunganku dan berkurang usiaku dalam hitunganMu.
Entah berapa umur lagi yang nanti Engkau berikan kepada hambaMu ini
22 tahun aku mencoba kuat menerjang hidup, berusaha tawadhu dalam menerima hikmah dan berkahMu.
Belajar tentang arti hidup. Belajar bahwa semua yang ada di dunia ini hanya milikMu semata...
Semuanya bisa Kau ambil kapan saja dan Kau gantikan dengan kehendakMu...
Ya Allah...
Terima kasih untuk 22 tahun yang luar biasa ini…
Dan 2 tahun terakhir, dimana ujianMu juga sungguh sangat luar biasa Engkau ujikan padaku...
Terima kasih untuk jalan yang Engkau lapangkan, yang Engkau mudahkan, dan yang Engkau
anugerahkan padaku....
Terima kasih untuk pelajaran yang Kau berikan, satu hal yang aku percaya semua akan indah pada waktunya...
Meski terkadang sepahit empedu, satu hal yang aku percaya rencanaMu selalu yang terbaik..
Berikan aku kesempatan untuk berbuat terbaik dalam menjalani episode kehidupan ini....


Yaa Allah, diusiaku yang ke 22 tahun ini aku memohon, untuk ku dan kesayangku
Semoga di hari ini dan seterusnya akalku semakin luas dan cerdas, hatiku semakin bersih dan bijak, jiwaku semakin matang, ragaku semakin cekatan dan terampil dalam berbuat kebajikan....
Semoga Engkau senantiasa memberikan ridho untuk setiap perjalanan karir dan hidupku, memberikan kelancaran rizki dan kesehatan, berikan rizkiMu yang berlimpah untukku beribadah kepadaMu,
Ya Allah....
Jadikan usiaku menjadi bermanfaat bagi ummat-Mu yang lain...
Jadikan aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaran-Mu...
Jadikan aku orang yang bersyukur atas nikmat dan rezekiMu…

Ya Allah....
Jangan lah Engkau membolak – balikkan keimananku setelah aku mendapat petunjukMu
Jagakanlah orang – orang terkasih dihatiku, sayangilah mereka…
Pilihkan aku mujahid dunia yang akan menuntunku semakin dekat denganMu, yang terbaik disisiMu, yang menerima segala kekuranganku dan keluargaku, yang mapan, dan tampan krena perangainya..

Yaa Allah, diusiaku yang ke 22 tahun ini aku ucapkan TERIMAKASIH untuk kesayanganku
1.        Orang Tuaku dan keluargaku
Yaa Allah, ampunilah dosa orangtuaku dan seluruh kerabatku
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya atas didikan mereka padaku, dan Pahala yang besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
Sayangilah mereka sebagaimana mereka sayang kepadaku sampai pada saat ini...
Rendahkanlah suaraku bagi mereka...
Perindahlah ucapanku di depan mereka...
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka……
Jadikan aku tunduk patuh kepada mereka, hingga aku bisa menjadi anak yang dapat mereka banggakan. 
2.      Sahabatku dan teman seperjuanganku
Ingatkan ketika aku lupa, sadarkan ketika aku melakukan kesalahan..
Semangat ini milik kita, meski banyak cacian,atau bahkan pujian yang sebenarnya membuat kita tumbang, tapi jangan menyerah untuk terus berjuang. Terimakasih, kalian semangat hidupku, teman dan lawan seperjuanganku

3.       Spesial Someone
Kau hadir bagai udara yang aku hirup, meski aku tak tau kau hadir sebagai oksigen atau asap yang menyesakkanku. Namun sungguh, kau bagaikan warna nila pelengkap keindahanku.
Terimakasih, kau teristimewa untuk hidupku. (Mr. X)

4.      Orang yang membantu perjuangan kesuksessan saya
Terimakasih, Anda telah menjadi bagian dalam kehidupanku untuk dapat menuju puncak kesuksessan bersama, dikala duka maupun senang, kita hadapi semua tantangan yang ada.

Yaa Allah, ijinkan aku menjadi yang terbaik untuk agamaku, keluargaku dan orang-orang yang aku cintai dan mencintaiku karenaMu. Semoga aku bisa memanfaatkan sisa umurku dengan kebaikan-kebaikan. Terimakasih atas cahaya keimanan kepada ku agar ku dapat semakin mengenal-Mu...
Kupasrahkan setiap tarikan nafasku, setiap langkahku hanya kepadaMu sekarang dan selamanya.

Semoga Allah selalu membimbing, meridhoi mendampingi, dalam setiap langkah, doa dan dalam semua kehidupan kita. Amin
Kabulkanlah do’a hamba-Mu ini Ya Allah..
Amin..amin..amin.. Yaa Robbal ‘Alamin..
جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا   ( Jazakallohu Khoiron )

Mr.Ivan Suaidi,S.Sos
Founder and Ceo Abad Ke - 21 Indonesia



 
;